RSS

Ternyata, Pendidikan Pascasarjana (Post Graduate) Berasal dari Islam!

24 Jan

Pas lagi surfing di Wikipedia, gak sengaja nemu paragraf menarik. Artikelnya berjudul “Postgraduate Education”, menjelaskan seluk beluk pendidikan pascasarjana dengan ragam disiplinnya. Paragrafnya pas bagian “History of Postgraduate Education” sebagai berikut :

“Although systems of higher education go back to ancient Greece, China, India, and Africa, the concept of postgraduate education depends upon the system of awarding degrees at different levels of study, and can be traced to the workings of the medieval Islamic madrassahs and European medieval universities.

The origins of the postgraduate degree, specifically the doctorate, dates back to the ijazat attadris wa’l-ifta’ (“license to teach and issue legal opinions”) in the medieval Islamic legal education system, which was equivalent to the Doctor of Laws qualification and was developed during the 9th century after the formation of the Madh’hab legal schools. To obtain a doctorate, a student “had to study in a guild school of law, usually four years for the basic undergraduate course” and at least ten years for a post-graduate course.   The “doctorate was obtained after an oral examination to determine the originality of the candidate’s theses”, and to test the student’s “ability to defend them against all objections, in disputations set up for the purpose” which were scholarly exercises practiced throughout the student’s “career as a graduate student of law.” After students completed their post-graduate education, they were awarded doctorates giving them the status of faqih (meaning “master of law”) mufti (meaning “professor of legal opinions”) and mudarris (meaning “teacher”), which were later translated into Latin as magister, professordoctor, respectively.”

Ya kira-kira terjemahan amatirnya seperti ini :

“Meskipun sistem higher education mengacu kembali pada Yunani kuno, Cina, India, dan Afrika, namun konsep pendidikan pascasarjana terkait dengan sistem penghargaan yang diberikan pada jenjang studi yang berbeda, dan dapat dilacak kembali pada sistem madrasah pada abad pertengahan Islam dan sistem universitas pada abad pertengahan Eropa.

Cikal bakal tingkatan pascasarjana, khususnya doktor, berawal dari ijazat at-tadriis wal ifta’ (Izin mengajar dan mengeluarkan fatwa) di abad pertengahan sistem pendidikan resmi Islam, yang setara dengan kuaifikasi Doktor di bidang Hukum dan dikembangkan selama abad ke-9 setelah dibentuknya sekolah-sekolah resmi Madzhab. Untuk mendapat gelar doktor, seorang pelajar harus menempuh studi di sekolah khusus bagi para hakim, biasanya ditempuh selama empat tahun sebagai pendidikan dasar untuk tingkat sarjana, dan sedikitnya sepuluh tahun untuk pendidikan pascasarjana. Gelar doktor akan didapatkan setelah menjalani ujian lisan untuk membuktikan orisinalitas dari thesis kandidat tersebut, dan untuk menguji kemampuan pelajar dalam mempertahankannya, dengan penggunaan bentuk penolakan (disputation) sebagai latihan yang akan digunakan pelajar tersebut kelak dalam karirnya sebagai seorang sarjana hukum. Setelah pelajar menyelesaikan studi pascasarjananya, mereka akan dianugerahi gelar doktor untuk memberikan status sebagai “faqih” (yang dapat diartikan sebagai “ahli hukum”), mufti (yang berhak untuk berfatwa) dan mudarris (pengajar), yang kemudian diterjemahkan dalam bahasa Latin sebagai magister, dan professor doctor.”

Link artikelnya disini.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 24, 2010 in Islam

 

Tag: , , , , , , ,

One response to “Ternyata, Pendidikan Pascasarjana (Post Graduate) Berasal dari Islam!

  1. Sadat ar Rayyan

    Januari 25, 2010 at 2:00 am

    nais inpo

    postingannya masuk BOTD

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: