RSS

Tafsir Al Maut [1]

24 Sep

Ketahuilah wahai sekalian hamba, engkau pasti akan kembali kepada Rabb-mu. Tidak peduli di mana engkau berada di dunia ini. Sesungguhnya penutup dari penciptaan adalah kematian. Allah Ta’ala berfirman, Semua yang ada di bumi itu akan binasa.” (Ar Rahman : 26).

Kematian ialah perkara yang benar-benar ada. Dan ia merupakan makhluq. Allah Ta’ala berfirman, “(Allah) Yang menciptakan kematian dan kehidupan” (Al Mulk : 2)

Allah menggenggam ruh melalui perantara malaikat, sebagaimana firman-Nya (yang artinya), “Katakanlah: “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu” (As Sajdah : 11). Juga firman-Nya, “Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir” (Al Anfaal : 50).

Akan tetapi yang mematikan sejatinya tetaplah Allah. “Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya” (Az Zumar : 42)

Adapun kondisi seorang hamba ketika ia telah ditetapkan dalam negeri yang kekal (akhirat), baik di surga yang penuh nikmat atau di neraka dengan siksanya, maut akan didatangkan dalam bentuk domba dan disembelih. Dan terdengar oleh penduduk surga maupun neraka, suara sebagaimana telah shahih dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

Oleh karena itu, maut bukan berarti hilangnya ketampanan, atau hancurnya raga. Maut ialah terputusnya hubungan antara ruh dengan badan, terpisahnya ikatan diantara keduanya, bergantinya kondisi dan berpindah dari suatu negeri ke negeri lainnya. Maka barangsiapa yang mengetahui hal demikian, maut menjadi seruan yang paling kuat untuk memperbaiki amal, menghilangkan segala kesenangan, dan memendekkan angan-angan.

Angan-angan yang tercela ialah at taswif, menunda-nunda penyesalan atas maksiat, mengakhirkan taubat, berandai-andai akan ampunan Allah (dalam kondisi ia tidak bertaubat). Nas’alullaha salamah.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (Ali Imran : 182)

Allah Ta’ala mengkhabarkan kepada semua makhluq bahwasanya setiap jiwa akan merasakan mati. Hanya Dia saja yang tidak akan mati. Jin dan manusia akan mati, begitu pula para malaikat dan pemikul ‘arsy. Tinggallah Dia dengan kekekalan dan keabadian-Nya, yang akhirnya sama dengan awalnya (Al Awwal wa Al Akhir)

Ayat ini merupakan ta’ziyah dari Allah, berita duka bagi seluruh manusia. Karena tidak ada seorang pun di muka bumi melainkan akan menemui kematian. Jika telah sampai waktunya, selesailah perjalanan nuthfah yang Allah tetapkan berasal dari sulbi Adam, selesailah kehidupan, dan Allah tegakkan kiamat. Seluruh makhluq akan dibalas sesuai dengan amal-amal mereka, baik amal-amal yang mulia maupun yang hina, yang sedikit maupun yang banyak, yang besar maupun yang kecil. Tidak akan ada seorang pun yang dizhalimi walau sebesar dzarrah. “Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu”. Barangsiapa yang lolos dari api neraka dan dimasukkan dalam surga, sungguh ia telah beroleh keberuntungan yang besar.

Kemudian seorang hamba juga diperingatkan akan adanya berbagai kesenangan yang akan menghalangi seseorang dari hakikat hidup, terpedaya dengan dunia, dan lupa akan Rabb sekaligus tuannya. “Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” Di dalam ayat ini terdapat unsur pengecilan, penghinaan terhadap perkara dunia. Karena sesungguhnya dunia hanyalah sesuatu yang kecil lagi sedikit, kesenangan yang seharusnya ditinggalkan dan dilupakan. Dan Allah yang tidak ada Ilah yang haq selain Dia, akan melenyapkan seluruh penghuninya, dan memutus kesenangan yang telah Ia berikan sekehendak-Nya, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah.

bersambung..

(Bahjatun Nazhirin Syarh Riyadhus Shalihin, Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaliy, hal. 627-628)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada September 24, 2010 in Islam

 

Tag: , , , ,

One response to “Tafsir Al Maut [1]

  1. Dian

    September 24, 2010 at 6:55 am

    di tunggu kelanjutanne……..

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: