RSS

Beberapa Faidah Tentang Wudhu

17 Nov

يا أيها الذين آمنوا إذا قمتم إلى الصلاة فاغسلوا وجوهكم وأيديكم إلى المرافق وامسحوا برءوسكم وأرجلكم إلى الكعبين  [المائدة : 6]

“Hai orang-orang yang beriman, jika kalian hendak mengerjakan shalat, basuhlah wajah-wajah kalian dan tangan-tangan kalian hingga siku, sapulah kepala-kepala kalian dan kaki-kaki kalian hingga kedua mata kaki” (QS Al Maidah : 6)

Wudhu dan Iman

Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan menjelaskan dalam Mulakhas Al Fiqhi berkenaan ayat ini.

ﻭﺗﺄﻣﻞ اﻓﺘﺘﺎﺡ ﺁﻳﺔ اﻟﻮﺿﻮء ﺑﻬﺬا اﻟﻨﺪاء اﻟﻜﺮﻳﻢ: {ﻳﺎ ﺃﻳﻬﺎ اﻟﺬﻳﻦ ﺁﻣﻨﻮا} ؛ ﻓﻘﺪ ﻭﺟﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ اﻟﺨﻄﺎﺏ ﺇﻟﻰ ﻣﻦ ﻳﺘﺼﻒ ﺑﺎﻹﻳﻤﺎﻥ؛ ﻷﻧﻪ ﻫﻮ اﻟﺬﻱ ﻳﺼﻐﻰ ﻷﻭاﻣﺮ اﻟﻠﻪ، ﻭﻳﻨﺘﻔﻊ ﺑﻬﺎ، ﻭﻟﻬﺬا ﻗﺎﻝ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: “ﻭﻻ ﻳﺤﺎﻓﻆ ﻋﻠﻰ اﻟﻮﺿﻮء ﺇﻻ ﻣﺆﻣﻦ”

Renungkanlah pembuka dalam ayat wudhu, yaitu dengan panggilan mulia, “Wahai orang-orang yang beriman”, maka Allah subhanahu wa ta’ala telah mengkhususkan perintah (wudhu) dengan sifat iman, karena hanya orang berimanlah yang mengerjakan perintah Allah, dan mengambil manfaat darinya. Karenanya Nabi shallallaahu ‘alaihu wa sallam bersabda, “Tidaklah bisa menjaga wudhu melainkan orang yang beriman” (Hadits ini dishahihkan oleh Al Albani, -pen)

(Mulakhas Al Fiqhi, Syaikh Shalih bin Fauzan al Fauzan, hal 44, Maktabah Syamilah Android)

Ibnu Rajab berkata dalam Jamiul ‘Ulum wal Hikam,

الوضوء من خصال الإيمان الخفية التي لا يحافظ عليها إلا مؤمن، كما في هذا الحديث

“Wudhu merupakan tanda kualitas iman yang tersembunyi, yang tidak dapat menjaganya melainkan hanya orang beriman saja. Sebagaimana dalam hadits tersebut”

Al Mubarakfuri dalam Mura’atul Mafatih berkata,

“إلا مؤمن” أي كامل في إيمانه، فإن الظاهر عنوان الباطن، فطهارة الظاهر دليل على طهارة الباطن

“Kecuali orang beriman”, maksudnya yaitu kesempurnaan iman, dan amalan fisik merupakan pertanda amalan batin. Maka sucinya fisik merupakan tanda sucinya batin.

(Lihat artikel Islamweb http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=135002)

Thaharah Batin dengan Tauhid dan Taubat

Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan dalam Mulakhas Al Fiqhiyyah menjelaskan :

ﺛﻢ ﺑﻌﺪ اﻟﻔﺮاﻍ ﻣﻦ اﻟﻮﺿﻮء ﻋﻠﻰ اﻟﺼﻔﺔ اﻟﺘﻲ ﺫﻛﺮﻧﺎ، ﻳﺮﻓﻊ ﺑﺼﺮﻩ ﺇﻟﻰ اﻟﺴﻤﺎء، ﻭﻳﻘﻮﻝ ﻣﺎ ﻭﺭﺩ ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻣﻦ اﻷﺩﻋﻴﺔ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ اﻟﺤﺎﻟﺔ، ﻭﻣﻦ ﺫﻟﻚ: “ﺃﺷﻬﺪ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ اﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ، ﻻ ﺷﺮﻳﻚ ﻟﻪ، ﻭﺃﺷﻬﺪ ﺃﻥ ﻣﺤﻤﺪا ﻋﺒﺪﻩ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ، اﻟﻠﻬﻢ اﺟﻌﻠﻨﻲ ﻣﻦ اﻟﺘﻮاﺑﻴﻦ، ﻭاﺟﻌﻠﻨﻲ ﻣﻦ اﻟﻤﺘﻄﻬﺮﻳﻦ، ﺳﺒﺤﺎﻧﻚ اﻟﻠﻬﻢ ﻭﺑﺤﻤﺪﻙ، ﺃﺷﻬﺪ ﺃﻥ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺃﻧﺖ، ﻭاﺳﺘﻐﻔﺮﻙ ﻭﺃﺗﻮﺏ ﺇﻟﻴﻚ”. ﻭاﻟﻤﻨﺎﺳﺒﺔ ﻓﻲ اﻹﺗﻴﺎﻥ ﺑﻬﺬا اﻟﺬﻛﺮ ﻭاﻟﺪﻋﺎء ﺑﻌﺪ اﻟﻮﺿﻮء: ﺃﻧﻪ ﻟﻤﺎ ﻛﺎﻥ اﻟﻮﺿﻮء ﻃﻬﺎﺭﺓ ﻟﻠﻈﺎﻫﺮ؛ ﻧﺎﺳﺐ ﺫﻛﺮ ﻃﻬﺎﺭﺓ اﻟﺒﺎﻃﻦ؛ ﺑﺎﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ﻭاﻟﺘﻮﺑﺔ، ﻭﻫﻤﺎ ﺃﻋﻈﻢ اﻟﻤﻄﻬﺮاﺕ، ﻓﺈﺫا اﺟﺘﻤﻊ ﻟﻪ اﻟﻄﻬﻮﺭاﻥ؛ ﻃﻬﻮﺭ اﻟﻈﺎﻫﺮ ﺑﺎﻟﻮﺿﻮء، ﻭﻃﻬﻮﺭ اﻟﺒﺎﻃﻦ ﺑﺎﻟﺘﻮﺣﻴﺪ والتوبة

Kemudian setelah selesai dari wudhu dengan tatacara sebagaimana yang telah kami sebutkan, dilanjutkan dengan mengangkat pandangan ke atas langit dan berdoa sebagaimana disebutkan dari Nabi shallallaahu alaihi wa sallam tentang doa dalam kondisi ini (setelah wudhu), yaitu :
Asyhadu an laa ilaaha illallaah wahdahu laa syarikalah, wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh, allahummaj’alni minat tawwabina, waj’alni minal muthathahhiriina, subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illaa anta, wastaghfiruka wa atubu ilaik

Adapun kesesuaian antara dzikir dan doa ini dengan kondisi setelah wudhu, adalah bahwa wudhu merupakan thaharahnya lahir, sesuai dengan thaharah bathin dengan tauhid dan taubat. Keduanya merupakan thaharah yang paling agung. Maka ketika berkumpul dua jenis thaharah ini, thaharah lahir dengan wudhu, dan thaharah bathin dengan tauhid dan taubat

-selesai nukilan dari Al Mulakhas Al Fiqhiyyah, hal 49, Maktabah Syamilah Android-

Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita diantara orang-orang yang senantiasa bersuci.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 17, 2013 in Tak Berkategori

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: